--> Skip to main content

Cara Menentukan Dimensi Kolom Balok dan Plat Lantai


Dalam membangun sebuah konstruksi ada dua pihak yang saling terkait yaitu arsitek dan insinyur sipil. meksipun secara awam terlihat sama antara aristek dan insinyur sipil pada hakikatnya memiliki perbedaan dan peran masing-masing. Arsitek biasanya merancang desain sedangkan insinyur sipil atau teknik sipil biasanya menghitung struktur. Salah satu poin penting yang termasuk dalam perencanaan adalah menentukan dimensi kolom dan balok serta tebal plat lantai. meskipun hal tersebut bisa direncanakan oleh arsitek namun sejatinya perhitungan dan penentuan dimensi kolom dan balok adalah tanggung jawab ahli struktur, apalagi jika merencanakan sebuah bangunan yang masuk kategori menengah keatas seperti gedung bertingkat pasti banyak terdapat beban yang harus diperhitungkan, seorang ahli struktur atau insinyur sipil akan berperan penting di dalamnya.

Besaran dimensi kolom dan balok akan sangat berpengaruh saat merancang gambar denah tampak atau potongan. Jika dari awal dimensi kolom dan balok bisa kita tentukan sesuai perhitungan maka kita bisa menyesuaikan kelegaan pada sebuah ruangan. 

Adapun besaran dimensi kolom dan balok ditentukan oleh panjang bentang antar kolom. Sebagai contoh sebuah bangunan rumah 2 lantai memiliki bentang sepanjang 6 meter, maka perhitungan panjang dimensi kolom an baloknya adalah sebagai berikut :

Perhitungan Dimensi Kolom dan Balok :
  • Bentang antar kolom 6 meter
  • Tentukan didmensi balok induk dan balok anak
  • Tentukan dimensi kolom
  • Tentukan tebal plat lantai

Maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut :

1. Menghitung Dimensi Balok Induk dan Balok Anak

a. Tinggi Balok Induk = 1/12 x Bentang 
maka, 1/12 x 6 = 0,5 m = 50 cm

b. Lebar Balok = 1/12 x Tinggi  Balok
maka, 1/12 x 50 cm = 25 cm

c Tinggi balok anak = 1/15 x bentang
maka, 1/15 x 6 m = 0,4 m = 40 cm

d. Lebar Balok = 1/2 tinggi balok anak
maka, 1/2 x 40 cm = 20 cm

2. Menghitung Dimensi Kolom

Lebar penampang kolom = lebar balok + (2 x 5 cm)
maka, 25 cm + (2 x 5 cm) = 25 + 10 cm = 35 cm
Jadi dimensi kolom yang didapat adalah 35x35 cm

3. Menghitung Tebal Plat Lantai 

Tebal plat lantai tergantung struktur dan pembesian yang digunakan, namun secara umum bisa digunakan rumus : Tebal plat lantai = 1/40 bentang 
maka, 1/40 x 6 m = 0,15 m = 15 cm

Sekali lagi, perhitungan diatas hanya untuk kepentingan perancangan atau bisa dikatakan untuk keperluan sketsa awal untuk memprediksi saja. sementara untuk perhitungan dimensi yang sesungguhnya tentu saja harus memperhatikan banyak hal seperti pembebanan yang harus di perhatikan. Sebagai contoh saat kita menentukan dimensi kolom dan balok menggunakan rumus diatas namun setelah dianalisis menggunakan software analisis struktur seperti SAP2000 ternyata hasilnya tidak aman maka dimensi perlu ditambah sampai dirasa aman namun tidak boros.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar