--> Skip to main content

10 Penyebab Terjadinya Retak Pada Beton


Beton merupakan salah satu elemen struktur yang memiliki peran sangat penting dalam berdirinya sebuah bangunan. Komposisi beton terdiri dari campuran air, semen, agregat halus dan agregat kasar yang dibuat dengan proporsi sesuai dengan perhitungan. 

Beton memiliki kemampuan untuk menahan beban yang bersifat menekan akan tetapi lemah dalam hal menahan gaya tarik. Oleh karena itu, untuk menambah kemampuan beton dalam menahan gaya - gaya yang bekerja dibuatlah beton bertulang. Beton yang hanya mampu menahan gaya tekan akan di bantu oleh tulangan didalamnya untuk mengatasi gaya tarik yang bekerja. Tidak hanya menahan gaya tekan dan tarik, beton bertulang juga menahan gaya geser yang bekerja.

Karena kemampuan yang dimilikinya ini beton bertulang banyak digunakan dalam berbagai konstruksi. Pengaplikasiannya bisa kita lihat seperti pembuatan pondasi, bor pile, tiang pancang, pondasi sumuran dan lain-lain. 

Namun. Dibalik kemampuannya yang sangat luar biasa ini tetap saja masalah bisa saja muncul yang menyebabkan kemampuan beton menjadi berkurang. Masalah tersebut seperti keretakan yang timbul. Retak yang timbul pada beton terjadi akibat beberapa hal yang mungkin kita tidak sadari. Sebagai Insinyur Sipil sejatinya harus mengetahui penyebab retaknya beton, dengan begitu, masalah yang mungkin terjadi bisa di cegah dan jika terjadi bisa diatasi dengan baik. Berikut adalah penyebab retak yang terjadi pada beton :

1. Suhu Pada Saat Pencampuran Beton
Saat pembuatan beton tentu saja semua bahan seperti air, semen dan agregat dicampur. Pada saat pencampuran terjadilah reaksi antara air dan semen sehingga menimbulkan suhu tertentu. Jika sushu yang terjadi terlalu tinggi beton akan mengalami retak pada saat pengeringan.

2. Korosi Pada Tulangan
Selain membantu beton dalam mengatasi beban yang bekerja, tulangan yang berasal dari baja jika mengalami korosi akan menyebabkan retak pada beton.

3. Perawatan yang kurang baik
Saat awal pembuatan beton akan terjai reaksi yang menyebabkan penyusutan dari akibat air yang menguap. Jika penguapan yang terjadi terlalu tinggi maka akan terjadi retak.

4. Pengerjaan dilapangan yang kurang baik
Campuran beton yang baik saat pembuatan tidak akan terlihat sempurna jika pelaksanaan dilapangan dilakukan dengan cara yang buruk dan seadanya. Misalnya penghamparan plastik yang tidak baik dan menyeluruh akan membuat air pada beton cair akan menyusut dengan cepat sehingga akan menyebabkan retak

5. Maaterial yang kurang baik
Banyak jenis material yang bisa dijadikan bahan campuran beton. akan tetapi gunakanlah material yang baik yang memiliki sifat dan spesifikasi yang sudah teruji melalui tes penelitian lab dan memiliki nilai yang baik sehingga beton yang dihasilkan bisa mencapai kekuatan yang diharapkan.

6. Pengaruh lingkungan
Selain dalam hal pembuatan dan perawatan yang kurang baik, retak beton jug bisa disebabkan karena faktor lingkungan. Akibat beton yang langsung bersentuhan dengan cuaca ada kemungkinan untuk mengalami retak. Hujan yang terjadi secara terus menerus akan lama lama akan masuk kedalam beton dan jika bersentuhan langsung dengan tulangan akan terjadi reaksi sehingga tulangan akan cepat mengalami korosi.

7. Pembebanan yang berlebihan
Beton dibuat sesuai dengan rencana untuk menahan beban tertentu. Meskipun demikian, jika beban yang bekerja diatas dan pada beton berlebihan beton akan mengalami keretakan

8. Umur beton telah melebihi batas
Pada bangunan yang sudah lama berdiri tidak jarang ditemui retakan yang terjadi. Itu adalah hal wajar jika beton sudah melebihi batas umur rencana. 

9.. Pergeseran tanah
Konstruksi yang berdiri diatas tanah  yang mengalami pergeseran akan mengalami retak akibat penyaluran beban menuju tanah tidak sempurna

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar