--> Skip to main content

Kawasan Pengkolan Garut Ditutup, Anda Masih Bisa Ke Pasar Ceplak Melalui Jalan Ini


Hallo Sahabat, apa kabar? semoga kalian baik-baik saja ya..

Pada artikel kali ini saya akan berbagi pengalaman seputar yang saya alami saat hendak membeli makanan untuk ta'jil di pasar ceplak Garut.

Sudah kita ketahui bersama bahwasannya saat ini pandemi Covid-19 yang terjadi mengakibatkan terhambatnya berbagai macam aktifitas. Karena virus jenis ini sangat berbahaya maka pemerintah melakukan berbagai macam tindakan pencegahan. Mulai dari pemerintah pusat hingga daerah. Termasuk dalam hal ini adalah Kabupaten Garut.

Dilansir dari detik.com kawasan pengkolan Garut tepatnya sepanjang jalan Ahmad Yani ditutup mulai dari 24 April 2020 sampai dengan berakhirnya Ramadhan. 

Kasat Lantas Polres Garut AKP Asep Nugraha menjelaskan, penutupan dilakukan mulai pukul 14.00 WIB siang hingga menjelang waktu berbuka. Tujuan dari penutupan tersebut tidak lain adalah untuk mengurangi kepadatan dan keramaian warga disekitar demi mncegah penyebaran virus Covid-19.

Dengan adanya himbauan tersebut tidak menghentikan sebagian warga yang hendak menuju ke sekitaran jalan Ahmad Yani, termasuk saya. Sore tadi saya berencana menuju pasar ceplak untuk membeli beberapa makanan untuk berbuka. Setelah saya sampai di perbatasan jalan ahmad yani dan jalan cimanuk (Sebelah Barat Masjid AGung Garut) ternyata jalannya benar ditutup. Tapi, saya tidak berhenti begitu saja. Saya mencari berbagai jalur yang menuju ke Pasar ceplak dan pengkolan tapi tetap saja semuanya di tutup.

Penutupan jalan yang saya jumpai dilapangan mulai dari berbagai jalur diantaranya :
1. Jl. cikurai
2. Jl. pramuka (Islamic Center)
3. Jl. Bank (Dari lapang tenis ke timur)
4. Jl. Kabupaten
5. Jl. Kiansantang
6. Depan ASIA TOSERBA

Akan tetapi saya tidak berhenti mencari jalan alternatif lain. Setelah sekian lama berkeliling akhirnya saya menemukan jalan yang hanya bisa dilalui oleh motor yaitu Jl. Gunung Putri (belakang Asia). Meskipun harus berkeliling yaa apa boleh buat saya terpaksa melalui jalan tersebut meskipun nampaknya ada semacam papan penghalang agar tidak dilalui kendaraan roda empat. 


Sepertinya pak Polisi masih memberi kesempatan bagi pengendara motor untuk melalui jalan tersebut. Secara logika jika dilarang melalui jalan tersebut maka gapuranya akan ditutup secara full dan tidak meninggalkan celah. Dengan demikian saya bisa menuju lokasi saya yaitu pasar ceplak melalui Jl. Gunung putri yang tembus ke Jl. Ciledug.

Demikian pengalaman saya semoga bermanfaat bagi warga Garut yang hendak menuju Pasar Ceplak. Tapi mungkin saja ada alternatif lain yang belum saya ketahui. Sekali lagi saya ingatkan kembali pengkolan tetap ditutup dan sepertinya hanya pasar ceplak dan Yogya (Toserba) yang bisa dijangkau.

Mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam penyampaian. Sampai jumpa.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar