--> Skip to main content

Download Gambar Autocad (DWG) Struktur Lapisan Perkerasan Jalan Beserta RAB

 

 

Pengertian Perkerasan Jalan

Perkerasan jalan adalah  bagian jalan raya  yang diperkeras denganagregat dan  aspalatau  semen (Portland  Cement) sebagai  bahan  ikatnya sehinggalapis konstruksi  tertentu,  yang  memiliki ketebalan,  kekuatan,  dan  kekakuan,  serta kestabilan  tertentu  agar  mampu  menyalurkan  beban  lalulintas  diatasnya  ke  tanah dasar   secara   aman.   

Fungsi   utama   dari   perkerasan   sendiri adalah   untuk menyebarkan atau    mendistribusikan beban  roda  ke  area  permukaan  tanah-dasar (sub-grade) yang  lebih  luas  dibandingkan  luas  kontak  roda  dengan  perkerasan, sehingga   mereduksi   tegangan   maksimum    yang   terjadi   pada   tanah-dasar. Perkerasan   harus   memiliki   kekuatan   dalam   menopang   beban   lalu-lintas. Permukaan pada perkerasan haruslah rata tetapi harus mempunyai kekesatan atau tahan  gelincir (skid resistance)di permukaan perkerasan. Perkersasan dibuat berdasarkan dari berbagai   pertimbangan,   seperti:   persyaratan   struktur,   ekonomis,   keawetan, kemudahan, dan pengalaman (Crhistiady, 2011).

Jenis Perkerasan Jalan

Menurut Sukirman (1999), berdasarkan bahan pengikatnya kontruksi perkerasan jalan terdiri dari beberapa jenis antara lain :

1. Kontruksi perkerasan lentur (FlexiblePavement), yaitu perkerasan yang menggunakan aspal sebagai  bahan  pengikat.  Lapisan-lapisan perkerasannya bersifat memikul dan menyebarkan beban lalu-lintas.

2. Konstruksi perkerasan kaku (Rigrid Pavement), yaitu perkerasan  yang menggunakan semen (Portland Cement) sebagai bahan pengikat. Pelat beton dengan atau tanpa tulangan diletakkan di atas tanah dasar dengan atau  tanpa  lapis  pondasi  bawah.  Beban  lalu-lintas  sebagian  beasr dipikul oleh pelat beton.

3. Kontruksi perkerasan komposit (Composite Pavement), yaitu perkerasan kaku yang  dikombinasikan  dengan  perkerasan  lentu  dapat berupa  perkerasan  lentur  di  atas  perkerasan  kaku,  atau  perkerasan  di atas perkerasan lentur yang ada di lapangan.

Struktur Lapisan Perkerasan Lentur (Flexible Pavement)

1. Tanah Dasar (sub grade)
Tanah Dasar adalah permukaan tanah semula atau permukaan galian atau permukaan tanah timbunan, yang dipadatkan dan merupakan permukaan dasar untuk perletakan bagian-bagian perkerasan lainnya.

2. Lapis Pondasi Bawah (sub base course)
Lapis Pondasi Bawah adalah bagian perkerasan yang terletak antara lapis pondasi dan tanah dasar.

3. Lapis Pondasi (base course)
Lapis Pondasi adalah bagian perkerasan yang terletak antara lapis permukaan dengan lapis pondasi bawah (atau dengan tanah dasar bila tidak menggunakan lapis pondasi bawah).

4. Lapis Permukaan (surface course)
Lapis Permukaan adalah bagian perkerasan yang paling atas. Fungsi lapis permukaan antara lain:

  • Sebagai bahan perkerasan untuk menahan beban roda
  • Sebagai lapisan rapat air untuk melindungi badan jalan kerusakan akibat cuaca.
  • Sebagai lapisan aus (wearing course).


Jenis-jenis Lapis Permukaan (surface course)

Jenis lapis permukaan terdapat bermacam-macam yaitu:

a. Lapis Aspal Beton (LASTON)

Lapis Aspal Beton (LASTON) adalah merupakan suatu lapisan pada konstruksi jalan yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, filler dan aspal keras, yang dicampur, dihampar dan dipadatkan dalam keadaan panas pada suhu tertentu.

b. Lapis Penetrasi Makadam (LAPEN)

Lapis Penetrasi Macadam (LAPEN) adalah merupakan suatu lapis perkerasan yang terdiri dari agregat pokok dengan agregat pengunci bergradasi terbuka dan seragam yang diikat oleh aspal keras dengan cara disemprotkan diatasnya dan dipadatkan lapis demi lapis dan apabila akan digunakan sebagai lapis permukaan perlu diberi laburan aspal dengan batu penutup.

c. Lapis Asbuton Campuran Dingin (LASBUTAG)

Lapis Asbuton Campuran Dingin (LASBUTAG) adalah campuran yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, asbuton, bahan peremaja dan filler (bila diperlukan) yang dicampur, dihampar dan dipadatkan secara dingin.

d. Hot Rolled Asphalt (HRA)

Hot Rolled Asphalt (HRA) merupakan lapis penutup yang terdiri dari campuran antara agregat bergradasi timpang, filler dan aspal keras dengan perbandingan tertentu, yang dicampur dan dipadatkan dalam keadaan panas pada suhu tertentu.

e. Laburan Aspal (BURAS)

Laburan Aspal (BURAS) adalah merupakan lapis penutup terdiri dengan ukuran butir maksimum dari lapisan aspal taburan pasir 9,6 mm atau 3/8 inch.

f. Laburan Batu Satu Lapis (BURTU)

Laburan Batu Satu Lapis (BURTU) adalah merupakan lapis penutup yang terdiri dari lapisan aspal yang ditaburi dengan satu lapis agregat bergradasi seragam. Tebal maksimum 20 mm.

g. Laburan Batu Dua Lapis

Laburan Batu Dua Lapis (BURDA) adalah merupakan lapis penutup yang terdiri dari lapisan aspal ditaburi agregat yang dikerjakan dua kali secara berurutan. Tebal maksimum 35 mm.

h. Lapis Aspal Beton Pondasi Atas (LASTON ATAS)

Lapis Aspal Beton Pondasi Atas (LASTON ATAS) adalah merupakan pondasi perkerasan yang terdiri dari campuran agregat dan aspal dengan perbandingan tertentu, dicampur dan dipadatkan dalam keadaan panas.

i. Lapis Aspal Beton Pondasi Bawah (LASTON BAWAH)

Lapis Aspal Beton Pondasi Bawah (LASTON BAWAH) adalah pada umumnya merupakan lapis perkerasan yang terletak antara lapis pondasi dan tanah dasar jalan yang terdiri dari campuran agregat dan aspal dengan perbandingan tertentu dicampur dan dipadatkan pada temperatur tertentu.

j. Lapis Tipis Aspal Beton

Lapis Tipis Aspal Beton (LATASTON) adalah merupakan lapis penutup yang terdiri dari campuran antara agregat bergradasi timpang, filler dan aspal keras dengan perbandingan tertentu yang dicampur dan dipadatkan dalam keadaan panas pada suhu tertentu. Tebal padat antara 25 sampai 30 mm.

k. Lapis Tipis Aspal Pasir (LATASIR)

Lapis Tipis Aspal Pasir (LATASIR) adalah merupakan lapis penutup yang terdiri dari campuran pasir dan aspal keras yang dicampur, dihampar dan dipadatkan dalam keadaan panas pada suhu tertentu.

l. Aspal Makadam

Aspal Makadam adalah merupakan lapis perkerasan yang terdiri dari agregat pokok dan/atau agregat pengunci bergradasi terbuka atau seragam yang dicampur dengan aspal cair, diperam dan dipadatkan secara dingin.

Bagian perkerasan jalan umumnya meliputi: lapis pondasi bawah (sub base course), lapis pondasi (base course), dan lapis permukaan (surface course).

Download Gambar Autocad (DWG) Struktur Lapisan Perkerasan Jalan

Berikut ini merupakan file gambar struktur lapisan perkerasan jalan aspal dengan berbagai macam contoh dalam format Autocad. Selain itu disertai dengan RAB pembuatan jalan. File tersebut bisa bermanfaat bagi sobat yang sedang membutuhkannya untuk dijadikan contoh, referensi dan bahan pembelajaran mengenai lapis perkerasan jalan khususnya lapisan jalan Aspal Sobat bisa mendapatkan file tersbeut secara gratis dengan menekan tombol download yang ada dibawah ini

Gambar Jalan 1.rar
Size :922 kb

Gambar Jalan 2.rar
Size : 2.18 mb

Gambar Jalan 3.rar
Size : 193 kb
 
Gambar Jalan 4.rar
Size : 1.36 mb
 
RAB Jalan 3.rar
Size :33.35 kb
 
RAB Jalan 4.rar
Size : 48.58 kb

 Password : www.taktiktekno.com

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar