--> Skip to main content

Perhitungan Produktivitas Excavator/Backhoe Dalam Pekerjaan Galian

 


Salah satu alat berat yang digunakan dalam proses penunjang berjalannya sebuah konstruksi adalah Excavator atau Backhoe.

Excavator, backhoe atau shovel merupakan sebuah alat berat yang diperuntukkan memindahkan suatu material, sehingga dapat meringankan pekerjaan yang berat apabila dilakukan dengan tenaga manusia. Dan juga untuk mempercepat waktu pengerjaan sehingga dapat menghemat waktu (sanggapramana.wordpress.com)

Fungsi Alat Berat Excavator/Backhoe 

Fungsi dari Excavator adalah sebagai berikut :    

  • Menggali parit , lubang, pondasi bangunan
  • Penanganan Material
  • Memotong semang dengan alat khusus
  • Pekerjaan kehutanan
  • Penghancuran
  • Perataan tanah
  • Angkut material berat
  • Pertambangan, terutama Pertambangan pit terbuka
  • Pengerukan sungai
  • Menancapkan Batang pondasi, dan lain lain.
Bagian - bagian Excavator

1. Bucket

Bucket bentuknya seperti keranjang untuk menunjang fungsi utama excavator untuk mengeruk/ mengangkat/ memindahkan tanah,pasir atau batu. Bentuknya layaknya sebuah keranjang besi dengan jari-jari diujungnya. Benda ini menjadi ciri khas dari excavator.

2. Bucket cylinder

Bucket cylinder adalah penggerak sistem hidrolik berbentuk silinder, tepatnya pada arm atau lengan excavator. Fungsi bucket cylinder untuk menggerakan bucket untuk mengayun.

3. Arm

Arm berfungsi untuk mengayunkan bucket lebih jauh sehingga mampu menunjang fungsi lebih tinggi/jauh.

4. Arm cylinder

Arm cylinder adalah penggerak hidrolik memiliki bentuk seperti tabung yang terdapat di bagian boom excavator, fungsinya untuk menggerakan arm untuk mengayun.

5. Boom

Boom adalah bagian lengan yang lebih besar yang terhubung langsung ke excavator, fungsi boom ini adalah untuk mengayunkan arm lebih jauh/tinggi lagi sehingga jangkauan gerak bucket bisa lebih jauh.

6. Boom cylinder

Boom cylinder merupakan penggerak hidrolik yang terdapat pada boom, Benda ini berfungsi untuk menggerakan boom agar bisa bergerak naik turun. Silinder ini sama seperti arm cylinder dan bucket cylinder. Namun dalam sebuah excavator umumnya memiliki dua boom cylinder, mengingat beban angkat boom cylinder paling berat dibandingkan silinder lain.

7. Track

Kaki excavator biasa disebut dengan Track. Track ini terbuat dari rantai besi rata yang dijajarkan menyerupai tank. Track ini berguna untuk bergerak dalam medan apapun.

8. Swing drive

Swing Drive berfungsi sebagai engsel antara body excavator dengan track excavator, Benda ini yang menggerakan body excavator dapat berputar 360 derajat.


9. Cabin

Cabin adalah ruang pengoperasian dan pengendalian excavator.

10. Engine/Hydraulic Pump

Benda ini ada belakang body excavator, fungsinya untuk meletakan mesin dan perangkat pompa hidrolis yang digunakan sebagai penggerak excavator.

 Baca juga :

MENGHITUNG PRODUKTIVITAS EXCAVATOR/BACKHOE
 

1. Volume Pekerjaan Galian Tanah Biasa (Sand clay)

jalan= 6 m
Kedalaman galian= 0,8 m
Panjang galian= 1100 m
Volume= 1100 x 6 x 0,8= 5280 m3

b.       Data pekerjaan tanah

Faktor konversi Tanah Campur Kerikil (Sand and Gravel)  (Asli = 1,08); (Lepas = 0,91) ; (Padat = 1,00)
Waktu pelaksanaan : 30 hari kerja kalender
Jam kerja/hari : 7 jam/hari

c.       Analisa data alat gali

Tipe Alat  :     Hitachi ZX200-5G
Volume Bucket (ql)  :     0,9 m3
Kondisi Alat  :     baik sekali
Jenis Tanah :     tanah biasa
Kondisi Operator :    baik
Factor Bucket (K) :    0,9
Efisiensi Kerja (E) :    0,71
Waktu Gali :    9 detik
Waktu Buang :     4 detik  (diperkirakan)
Waktu Putar :    5 detik

PERHITUNGAN

Kapasitas produksi perjam
P = (q x 3600 x E)/Cm
 
Produksi Persiklus
q =   q1 x K =   0,9 x 0.9   =   0,81 
Cm   =   Waktu gali + (Waktu putar x 2) + waktu buang =   9 + (5 x 2) + 4 =   23 detik
P = (0,81 x 3600 x 0,71) = 90 m3/jam

Produksi Galian Perhari
Produksi galian/hari=   Produktifitas/jam  x  jam kerja   90 m3/jam x 7 jam  =   630 m3/hari

Jam Kerja Yang dibutuhkan
Volume tanah yang digali/Produktivitas perjam = 5280 m3/90 m3 perjam = 58,67 jam

Waktu Kerja Yang Tersedia
Hari kerja  x  jam kerja =   30  x  7   =   210 jam

Jumlah Excavator yang dibutuhkan 
Jam kerja / waktu kerja = 58,67/210 = 0,28  = 1 Unit Excavator

 Site Output Volume/Hari
 = 1 unit x 90 m3/jam x 7 jam=   630 m3/hari
 
Waktu Penggunaan Excavator 
volume galian / Site Output Volume perhari = 5280 m3/630 m3 perhari = 8,3 = 9 Hari

DATA PENDUKUNG


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar