--> Skip to main content

Download Gambar Autocad Rencana Instalasi/Plumbing Saluran Air Bersih dan Bekas/Kotor

 

 

A. Pengertian Plumbing

Setiap manusia pasti menginginkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, atau mencuci piring. Karena itu, instalasi saluran pipa sangat penting buat diperhatikan untuk menjadikan rumah layak huni. Pastikan saat merancang saluran air, semua komponen sudah sesuai kaidah teknis agar distribusi air bisa berjalan dengan baik. 

Selain penyediaan terhadap air bersih, instalasi pemipaan juga harus memperhatikan terhadap buangan air bekas pakai atau air kotor untuk menjamin kenyamanan dalam siklus penggunaan air. Air bersih dan air kotor harus memiliki sistem saluran yang baik dan tidak menimbulkan gangguan seperti terganggunya kelancaran pancaran air yang mengalir.

Plumbing adalah sebuah teknologi pemipaan beserta peralatannya untuk menyediakan air bersih, baik dalam sisi kualitas maupun kuantitas (kontiniuitas) yang memenuhi kriteria tertentu dan juga meliputi sistem pembuangan air bekas atau kotor dari suatu tempat tertentu untuk mencapai sebuah kondisi yang higenis dan nyaman.

Sistem plumbing sejatinya merupakan hal yang sangat penting karena untuk menunjang kebutuhan penggunaan atas air oleh penghuni bangunan secara baik dan kontinyu. Perencanaan instalasi air bersih hendaknya di buat dengan baik dan benar sesuai kaidah teknis agar proses distribusi air untuk keperluan rumah nantinya dapat berjalan lancar dan efisien.

Perencanaan plumbing dibuat sejak awal dituangkan dalam bentuk gambar sistem plumbing. Selain itu rencana saluran yang dibuat harus dipastikan bisa menghasilkan kelancaran terhadap lalu lintas aliran air baik air bersih dan kotor saat digunakan. 

B. Sumber Air

Banyak sumber air bersih yang tersedia. Cara instalasi dan pengaturan saluran terhadap siklus ini ada yang menggunakan sistem tampung terlebih dahulu dan ada juga yang langsung digunakan dari sumbernya. Beberapa sumber air bersih yang biasa digunakan dalam pemenuhan penghuni bangunan diantaranya air PAM, air tanah dan air hujan.

C. Bahan Material Pemipaan

Saat sekarang ini pemilihan material bahan instalasi saluran air sudah sangat beragam mulai dari yang berbahan logam (besi), PVC dan yang paling mahal adalah berbahan stainless steel yang terbilang sangat aman dari korosi. Masing-masing bahan tersebut juga memiliki kelebihan dan kekurangan dari segi teknis yang berbeda pula menyesuaikan dengan lokasi pekerjaan di lapangan atau menurut prosedur pendukung lainnya.

D. Instalasi Air bersih

  1. Dalam instalasi air bersih hal pertama yang perlu diketahui lebih dahulu adalah denah plumbing dan diagram isometri untuk menentukan jalur-jalur instalasi pipa-pipa yang akan dipasang.
  2. Pemasangan pipa dilakukan setelah pasangan bata selesai namun sebelum plesteran dan acian. Hal ini dilakukan untuk menghindari bobokan yang menyebabkan keretakan pada dinding.
  3. Khusus pemasangan di luar bangunan ( contohnya : pipa saluran air hujan), sebaiknya dikerjakan setelah pekerjaan plesteran diselesaikan.
  4. Pipa yang melalui pelat dak, balok atau kolom beton harus dipasang secara sparing atau pemipaan dilakukan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan pengecoran.
  5. Pipa yang telah diposisikan secara tepat harus segera ditutup dengan plug / dop yang kuat untuk menghindari kotoran / adukan masuk yang dapat menyebabkan penyumbatan.
  6. Hindari belokan pipa / knik pipa dari daerah pembakaran.
  7. Posisi pipa yang hendak diletakan di kamar mandi harus disesuaikan dengan saniter.
  8. Penempatan rencana instalasi air bersih dilakukan pada perempatan nat keramik / as keramik (agar simetris dengan luas keramik).
  9. Setelah instalasi selesai terpasang segera lakukan uji tekanan pipa : Untuk pipa Gip max. 10 bar ; Untuk pipa PVC max. 6 bar

E. Instalasi air Kotor

  1. Hal yang perlu diketahui dalam instalasi air kotor adalah denah instalasi dan diagram isometris pipa air kotor serta jalur pembuangannya.
  2. Dalam bagian perencanaan instalasi air kotor, hindari terlalu banyak percabangan yang dapat merepotkan pada sesi pengerjaan.
  3. Pemasangan sambungan antar pipa harus betul-betul rapat.
  4. Untuk air bekas mandi / cuci harus dibuat sebuah manhole untuk mengontrol pembersihan (bak kontrol) pada tempat-tempat tertentu.
  5. Lubang saluran pembuang harus diberikan sebuah saringan.
  6. Sparing harus dibuat melebihi rencana peil lantai beton & tebal beton (yang diatas plat = 25 cm,  sedang yang dibawah plat = 15 cm).
  7. Posisi sparing harus disesuaikan dengan type saniter (jika saniter telah ditentukan). Jika saniter belum ditentukan , dapat dipakai sistem Block Out.
  8. Sparing clean out harus dipasang secara bersamaan dengan sparing closet (jika ada), di mana letak sparing clean out sebaiknya berada di samping atau dekat sparing closet, fungsinya adalah sebagai pembersihan apabila pada closet terjadi penyumbatan.
  9. Fan out hanya dipasang bila dalam instalasi saluran kotor terdapat banyak percabangan dengan saluran pembuangan melalui shaft. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tekanan udara pada pipa pada saat closet diberi banyak air.
  10. Floor drain sebaiknya diletakkan jauh dari pintu dan dekat dengan bak.

F. Saluran Air Hujan

  1. Pipa air hujan sebaiknya diletakkan persis dibawah lobang talang yang telah dilengkapi torong talang.
  2. Pipa saluran air hujan dapat dipasang secara menempel pada dinding luar dengan menggunakan klem atau dapat ditanam di dinding bila berukuran < 2 inch.
  3. Bila saluran pembuangan air hujan berupa saluran tertutup, harus dibuat sebuah bak kontrol pada pertemuan pipa air hujan dan dilengkapi dengan saluran pembuang.
  4. Bila terdapat sambungan pada pipa, arah shock harus menghadap ke atas, dan penyambungannya harus benar-benar kuat agar mencegah kebocoran yang rentan terjadi.

G. Saluran Pipa WC menuju septictank

  1. Pipa saluran dari closet menuju septictank harus dicermati kemiringannya, kemiringan pipa merupakan hal yang dapat memperlancar ataupun menghambat penyaluran kotoran ketika dilalui dengan air, syarat minimal kemiringan pipa ini adalah 2 %.
  2. Pipa pada bagian ini sebaiknya menggunakan pipa kualitas baik  (minimal type D).
  3. Hindari percabangan pipa yang ditanam di tanah (untuk bangunan 1 lantai), karena bila terjadi penyumbatan akan sulit untuk memperbaikinya. Untuk bangunan bertingkat (ada shaft) harus dilengkapidengan clean out dan fan out. (ilmutekniksipil.com)

H. Download Gambar Rencana Plumbing Format Autocad

Berikut ini merupakan file gambar perencanaan plumbing atau instalasi pemasangan saluran air bersih dan kotor format autocad. Sistem plumbing initerdiri dari plumbing rumah tinggal dan tempat umum seperti sekolah dan sebagainya.

Sobat bisa mendapatkan file tersebut secara gratis dengan menekan tombol download yang ada dibawah. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan serta refernsi dan bahan pembelajaran bagi sobat yang kini sedang mendalami gambar perencanaan suatu bangunan.

Instalasi Air Bersih.rar
Size : 147 kb

Instalasi Air Kotor.rar
Size :152 kb

Plumbing air bersih dan kotor sekolah.rar
Size : 328 kb

password : taktiktekno.com

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar