--> Skip to main content

6 Alasan Kenapa Tak Kunjung Mendapat Panggilan Kerja


Taktiktekno.com - Setiap orang tentu saja berkeinginan mempunyai hidup yang layak. salah satu unsur pendukung menajdi hidup layak adalah adanya penghasilan yang didapat. Untuk mendapatkan penghasilan terntu saja kita harus bekerja. Bekerja diperusahaan yang besar dan bonafit adalah keinginan banyak orang karena memiliki kesejahteraan yang luamyan bagus. mulai dari gaji pokok, ongkos, makan gratis, dan thr di hari raya. 

Namun dijaman sekarang mencari pekerjaan tidaklah semudah membalikan tlapak tangan. Bayangkan seja setiap tahun Indonesia meluluskan ribuan siswa menengahkejuruan dan ribuan sarjana. Bukan ribuan bahkan bisa saja jutaan diantara mereka. Sedangkan pertumbuhan lapangan kerja tidaklah sebanding dengan banyaknya calon tenaga kerja yang ada.

Persaingan yang semakin ketat Pencaker (Pencari kerja) dituntut harus memiliki kapasitas kemampuan yang handal. dengan begitu kesempatan mendapat panggilan kerja saat melamar akan besar. Atau bahkan bisa saja ditawarkan untuk bergabung bersama sebuah perusahaan dengan mudah.

Saat kita mengirim lamaran kerja kita selalu berharap agar mendapat panggilan kerja secepatnya. Meskipun kita memliki kapasitas dan kemampuan yang besar tidak menutup kemungkinan susah juga mendapatkan panggilan kerja. Hal tersebut bisa saja karena alasan tertentu.

Berikut ini adalah alasan kenapa tidak kunjung mendapat panggilan kerja ;

1. Berkas lamaran yang menumpuk
Bayangkan saja, para pencaker (pencari kerja) di sebuah pabrik yang produksinya besar membutuhkan ribuan karyawan. Dan yang mengirim berkas lamaran bisa mencapai puluhan ribu apalagi pihak rekruitmen harus memeriksa satu persatu berkas lamaran tersebut sehingga panggilan kerja menjadi terasa lama harus menunggu berbulan bulan jadi harus bersabar.

2. Mengirim berkas lamaran dengan asal-asalan
Salah satu faktor penilaian bagi tim rekruitmen adalah berkas lamaran yang dikirim. Gunakanlah bahasa indonesia yang baku dan bahasa yang sopan dengan tulisan yang rapi. Jadi jangan kirim berkas lamaran dalam kondisi asal-asalan.

3. Tidak sesuai kriteria
Perusahaan tentu saja menginginkan karyawan yang berkualitas yang siap berkontribusi memberikan yang terbaik untuk perusahaan mereka. Dari berkas lamaran dan interview secara umum bisa dilihat kualitas dari calon kayawan. Oleh karena itu bagi para pencaker lakukan segala upaya dengan maksimal saat hendak melamar pekerjaan. cari tahu dulu segala hal tentang perusahaan tersebut

4. Kuota posisi yang terbatas
Sebuah perusahaan tertentu dalam memproduksi produknya kadang membutuhkan karyawan dengan dominasi gender tertentu. Misalnya perusahaan A membutuhkan banyak ribuan karyawan perempuan dan membutuhkan hanya sedikit karyawan laki-laki. Bagi pencaker yang melamar ke perusahaan tersebut akan sangat bersaing sehingga jika nanti tak kunjung ada panggilan bisa saja kuotanya sudah terpenuhi. Jika sudah terpenuhi tentu saja lamaran akan d tolak. 

5. Perusahaan sudah menutup proses rekruitment
Jika perusahaan sudah memiliki banyak karyawan perusahaan tersebut biasanya akan menutup proses lamaran kerja. proses lamaran kerja akan dibuka kembali karena hal tertentu. Akan tetapi pada perusahaan tertentu yang memproduksi sebuah produk seperti pabrik lowongan kerja biasanya selalu terbuka karena dari sekian ribu pekerja selalu saja ada satu atau dua yang resign dengan alasan tertentu. Contohnya adalah pekerja pabrik sepatu yang terdiri dri perempuan dalam jangka waktu tertentu akan resign karena alasan menikah, atau sudah lelah, atau karena hamil dan melahirkan kemudian memutuskan untuk tidak melanjutkan lagi bekerja.

6. Menjadi calon pekerja cadangan
Dalam kasus pada poin 4 kaang terjadi dipabrik apapun. Dan pihak perusahaan biasanya akan melakukan panggilan kerja dari berkas lamaran kerja yang sudah lama tersimpan dalam antrian. Jadi  selamat bagi kamu yang mendapatkan panggilan kerja setelah mengunggu berbulan bulan atau mungkin bahkan bertahun tahun.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar